//
you're reading...
Motivation

Warren Buffett

Berikut ini adalah wawancara yang pernah Warren Buffett lakukan dengan CNBC. Dalam wawancara tersebut ditemukan beberapa aspek menarik dari hidupnya:
“Anjurkan anak untuk berinvestasi”

Ia membeli saham pertamanya pada umur 11 tahun dan sekarang ia menyesal karena tidak memulainya dari masih muda.
“Dorong anak untuk mulai belajar berbisnis”

Ia membeli sebuah kebun yang kecil pada umur 14 tahun dengan uang tabungan yang diperolehnya dari hasil mengirimkan surat kabar.
“Ia masih hidup di sebuah rumah dengan 3 kamar berukuran kecil di pusat kota Omaha, Nebraska, yang ia beli setelah ia menikah pada 50 tahun yang lalu”
“Jangan membeli apa yang tidak dibutuhkan, dan dorong anak untuk berbuat hal yang sama”

Ia berkata bahwa ia mempunyai segala yang ia butuhkan dalam rumah itu. Meskipun rumah itu tidak ada pagarnya.
“Jadilah apa adanya”

Ia selalu mengemudikan mobilnya seorang diri jika hendak berpergian dan ia tidak mempunyai seorang supir ataupun keamanan pribadi.
“Berhematlah”

Ia tidak pernah berpergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pembuat pesawat jet terbesar di dunia. Berkshire Hathaway, perusahaan miliknya, memiliki 63 anak perusahaan.
“Ia hanya menuliskan satu pucuk surat setiap tahunnya kepada para CEO dalam perusahaannya, menyampaikan target yang harus diraih untuk tahun itu”
“Tugaskan pekerjaan kepada orang yang tepat”

Ia tidak pernah mengadakan rapat atau menelpon mereka secara reguler. Warren Buffet tidak pernah membawa handphone dan di meja kerjanya tidak ada komputer.
“Buat tujuan yang jelas dan yakinkan mereka untuk fokus ke tujuan”

Ia hanya memberikan 2 peraturan kepada para CEOnya.

Peraturan nomor satu: Jangan pernah sekali pun menghabiskan uang para pemegang saham.

Peraturan nomor dua: Jangan melupakan peraturan nomor satu.
“Jangan pamer, jadilah diri sendiri dan nikmati apa yang kamu lakukan”

Ia tidak banyak bersosialisasi dengan masyarakat kalangan kelas atas. Waktu luangnya di rumah ia habiskan dengan menonton televisi sambil makan pop corn.
Bill Gates, orang terkaya di dunia bertemu dengannya untuk pertama kalinya 5 tahun yang lalu. Bill Gates pikir bahwa ia tidak memiliki keperluan yang sangat penting dengan Warren Buffet, maka ia mengatur pertemuan itu hanya untuk selama 30 menit.

Tetapi ketika ia bertemu dengan Warren Buffet, pertemuan itu berlangsung selama 10 jam dan Bill Gates tertarik untuk belajar banyak darinya.
Berikut ini adalah nasihatnya untuk orang-orang yang masih muda:
“Jauhkan dirimu dari pinjaman bank, utang, cicilan atau kartu kredit dan berinvestasilah dengan apa yang kau miliki, serta ingat:
1. Uang tidak menciptakan manusia, manusialah yang menciptakan uang.
2. Hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri.
3. Jangan melakukan apa pun yang dikatakan orang, dengarkan mereka, tapi lakukan apa yang baik saja.
4. Jangan memakai merk, pakailah yang benar, nyaman untukmu.
5. Jangan habiskan uang untuk hal-hal yang tidak benar-benar penting.
6. With money:

You can buy a house, but not a home.

You can buy a clock, but not time.

You can buy a bed, but not sleep.

You can buy a book, but not knowledge.

You can get a position, but not respect.

You can buy blood, but not life.
7. Jika itu telah berhasil dalam hidupmu, berbagilah dan ajarkanlah pada orang lain.”
“Orang yang Berbahagia Bukanlah Orang yang Hebat dalam segala Hal, Tapi Orang yang Bisa Menemukan Hal Sederhana dalam Hidupnya dan selalu Mengucap Syukur.”

  

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: