//
you're reading...
Uncategorized

Tak Ada Pengorbanan Yang Terlambat Untuk Cinta Yang Selalu Tepat Waktu 

Seorang suami menyelamatkan nyawa istrinya dengan mendonasikan satu ginjalnya, setelah sebelumnya menghabiskan waktu satu tahun untuk berdiet dan berolahraga agar tekanan darahnya cukup rendah sehingga boleh melakukan operasi. 
—-

Pada saatnya, cinta memberitahu kita bahwa ia bukan tentang sesuatu yang terlihat oleh mata tetapi yang terasa hingga ke hati, kan?
Mungkin kisah ini bisa dijadikan pegangan untuk memilih pasangan: Di nomor urut berapa cinta dan kasih sayang harus diletakkan… Di urutan ke berapa ketampanan-kecantikan, kemapanan, dan lainnya harus disimpan.
Bagi yang sudah berjodoh, semoga Anda dan pasangan senantiasa saling mencintai, atas nama sesuatu yang paling utama di atas segala sesuatu.

Tabik!

  

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: