//
you're reading...
Islam

Cinta Dalam Diam

Sering kali saat keheningan datang bergaung di hati ini

Aku terenyuh

Sering kali pula cerita2 lalu mulai terputar di benak ku

Membuat aku kembali bertasbih menyebut Sang Pemilik Hati

.

Selalu kuyakinkan hati ini

Selalu kupaksa hati ini

Agar tidak serta merta mengambil handphone lalu menghubungimu

Mencurahkan seluruh perasaan yang tersimpan sejak lama…

.

Tapi kembali ku ingat Sang Pemilik Rasa..

Ya.. kutinggalkan kau karenaNya..

Karena janji Allah itu benar…

Aku ingin kita bersama jikalau Allah telah mengizinkan

Aku ingin bersamamu dengan izin Allah

Mencintaimu lagi dengan izin Allah

Mendapatkanmu dengan cara yang lebih halal

.

Tapi kadang aku tersenyum..

Mengingat betapa baiknya Allah yang memisahkan kita

Agar kita menjadi pribadi yang lebih baik

Dan jikalau kelak kau bukan jodohku, tak apa..

Berarti kita tidak berjodoh…

.

Dalam sujudku selalu ku berdoa…

“Jika ini perasaan cinta, segera halalkan. Jika hanya hasa nafsu, musnahkanlah. Jika dia jodohku dekatkanlah. Jika bukan, jauhkanlah”

.

Aku sedang sibuk memperbaiki diri. Semoga kau pun demikian. Bersabarlah. 

Rencana Allah lah yang paling indah. Dia tidak pernah terlambat. 

Tidak pula terlalu cepat. 

Dia pasti tepat waktu.

.

Created by Fatmawati. S

@tausiyahku_

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: