//
you're reading...
Islam, Uncategorized

Kun Anta (Be Yourself) – Humood Alkhudher

لأجاريهم، قلدت ظاهر ما فيهم

Li ujarihim, Qaldattu Zhahira ma fihim
In order to keep up with them, I imitated their looks and exterior
Hanya untuk senantiasa bersama mereka, Aku meniru rupa & zahir mereka

فبدوتُ شخصاً آخر، كي أتفاخر

Fabadautu syakhsan aakhar, Kai atafaa khar
So I become someone else, just to boast
Lalu aku menjadi orang lain, hanya untuk berbangga

و ظننتُ أنا، أنّي بذلك حُزْت غنى

Wa zhanantu ana, anni bizalika khuztu ghina
And I thought that throught that I’d gained a fortune
Dan aku sangka, dengan melakukan itu aku akan mendapatkan kelebihan

فوجدتُ أنّي خاسر، فتلك مظاهر

Fawajadtu anni khaasir, fatilka mazhahir
But I found that I’d lost, for these are mere apprearances
Tetapi yang ku dapat adalah kerugian, karena hanya sekedar luaran

لا لا

La, la
No, no
Tidak, tidak

لا نحتاج المال، كي نزداد جمالا

La nakhtajul maala, Kai nazdadajamaala
No, we don’t need wealth in order to increase in beauty
Tidak, kita tidak memerlukan harta untuk menambah kecantikan

جوهرنا هنا، في القلب تلالا

Jauharna huna, Fil Qalbitalaalaa
Our essence is here, in our heart it shines
Kecantikan murni (jauhari) ada di sini, di dalam hati ia bersinar

لا لا

La, la
No, no
Tidak, tidak

نرضي الناس بما لا، نرضاه لنا حالا

Nurdinnaasa bi mala, Nardhahu lana haala
We will not seek to please others with that which we deem unbefitting for ourselves
Kita tidak perlu mencari pandangan orang lain yg tidak sesuai dalam diri kita

ذاك جمالنا، يسمو يتعالى

Zaaka jamaluna, yasmu yata’ala
That is our beauty, rising and ascending above
Itulah kecantikan kita, yang semakin bertambah dan bertambah

كن أنت تزدد جمالاً

Kun anta nazdad jamala
Be yourself and you will increase in beauty
Jadilah diri sendiri dan kecantikan itu akan terus bertambah

أتقبّلهم، الناس لست أقلّدهم

Attaqabbaluhum, Annaasu lastu qaliduhum
I accept people but I don’t imitate them
Sungguh aku menerima mereka, tapi tidak meniru perwatakan mereka

إلا بما يرضيني، كي أرضيني

Illa bima yurdinii, Kai urdiinii
Except for what I agree with, to satisfy myself
Melainkan apa yang aku terima, aku telah redha

سأكون أنا، مثلي تماما هذا أنا

Saakunu ana, Misli tamaman hazal ana
I will just be myself, just the way I am, This is me
Aku ingin menjadi seperti diriku sendiri, inilah aku

فقناعتي تكفيني، ذاك يقيني

Faqanaa’atil takfiinii, zaaka yakiinii
My conviction suffices, this is my certainty
Hal ini kurasakan sudah cukup, inilah keyakinanku

سأكون أنا، من أرضى أنا، لن أسعى لا لرضاهم

Saakunu ana, man ardha ana, lan as’alaa liridhahum
I’ll be what I please to be, I won’t seek their acceptance
Aku akan menjadi apa yang aku redha, aku tidak perlu orang lain menerimaku

وأكون أنا، ما أهوى أنا، مالي وما لرضاهم

Wa akunu ana, ma ahwa ana, maali wamaa liridhahum
I’ll be whom I love to be, Why would I care about their acceptance
Aku akan menjadi apa yang aku cintai, mengapa aku harus peduli dengan penerimaan mereka terhadapku?

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: