//
you're reading...
Islam

Majelis Management Qalbu, Masjid Baitul Ihsan, Bank Indonesia

Kembali belajar bersama Ust. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) di Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia, Senin, 27 Desember 2010, Jam 19.30-21.00. Dengan keterbatasan ilmu dasar dan penyerapan yang juga terbatas, berikut beberapa hal yang akhirnya bisa di-share kepada teman-teman semuanya.

Ciri-ciri manusia yang memiliki kehidupan :
1.    Berpengetahuan
2.    Memiliki kepekaan/perasaan
3.    Bergerak

Episode kehidupan standart:
1.    Rahim
Usia 120 hari dalam kandungan, ditiupkan Ruh ke dalam janin. Usia 9 Bulan, secara normal semua organ sudah terbentuk dan siap untuk dilahirkan ke Bumi.
2.    Lahir ke dunia sebagai bayi
Diciptakan ASI yang sesuai dengan nutrisi yang dibutuhkan sang bayi agar dapat tumbuh dengan sempurna
3.    Balita
Makhluk kecil tanpa dosa. Pada episode ini, anak memiliki jiwa pemaaf (jika orang tuanya marah-marah, anak kecil ini hanya bisa melihat karena tidak mengerti apa-apa, bahkan mungkin malah tertawa), jiwa yang besar dan sifat mulia lain yang dianugrahkan oleh Allah SWT. Perkembangan sifat & sikap anak selanjutnya tergantung dari bagaimana mendidiknya.
4.    Remaja, baligh
Masa ketika semua amal baik maupun buruk dicatat, mulai saat inilah semua amal diperhitungkan balasannya.
5.    Rumah Tangga
Babak pengguguran dosa (jika memang dimanfaatkan dengan baik). Seorang Ayah mencari nafkah untuk keluarganya, seorang Ibu melahirkan anak dan menjadi pendamping suaminya. Semua permasalahan keluarga semakin kompleks.
6.    Lansia
Semua kenikmatan perlahan-lahan dikurangi, kesehatan dan fungsi badan mulai berkurang. Ujian kadang terasa signifikan karena dosapun juga teakimulasi dengan sangat signifikan.

Dalam kehidupan, banyak sekali episode hidup yang tidak bisa diduga.
Jangan menyesali kepahitan, semua yang datang karena semata-mata Allah sayang sama kita. Jika suatu saat harta kita yang melimpah tiba-tiba hilang. Percayalah, itu semua karena Allah tidak ingin kita musrik dengan harta. Jika orang yang kita sayang tiba-tiba meninggalkan kita, percayalah bahwa itu karena Allah inginkan kita bertambah kuat dengan tidak tergantung dengan orang lain.

Setiap episode kehidupan yang dijalani, diusahakan untuk mendekat kepada Allah.
Yang terpenting, bukan kita menilai apa yang kita lakukan terhadap diri kita. Melainkan, bagaimana penilaian Allah terhadap apa yang kita lakukan.

Jangan sampai cinta kita kepada makhluk-Nya melibihi semua cinta & rasa kita kepada Allah.

Ujian berbanding lurus dengan ilmu yang dimiliki. Jika mampu melewti ujian, kualitas akan meningkat.

Pada hakikatnya, rezeki diberikan untuk bisa mengoreksi diri kita sendiri.

Jika mendapatkan kepahitan dalam hidup, jangan mengingat orang lain yang menjadi penyebab kepahitan. Sebaiknya, mengingat dosa diri sendiri dan lepaskan semua yang berhubungan dengan dunia, percaya bahwa semua yang terjadi karena Allah sayang sama kita.

Masing-masing orang memiliki episode kehidupannya sendiri. Jangan ikut campur dengan episode kehidupan orang lain.  Jangan sibuk menghitung tracking kehidupan orang lain. Tetap focus dan ridho menerima episode yang diberikan dan sebaiknya digunakan untuk bertaubat.

Jika ingin lebih bersemangat menghadapi episode kehidupan, bercita-citalah untuk akhirat. Jika hitungannya akhirat, beramal akan lebih mudah.

Kadang manusia lupa dengan ilmu yang pernah dipelajarinya, mohon bantuan teman-teman untuk mengingatkan jika suatu saat saya lupa.

Discussion

One thought on “Majelis Management Qalbu, Masjid Baitul Ihsan, Bank Indonesia

  1. aku sempat ikut kajian AA Gym di Masjid BI, luar biasa, sesi doanya yang selalu bikin mewek😀

    Posted by arnissilvia | January 21, 2011, 11:24 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: